28 September 2008

Tips mudik, download peta jalur mudik Jawa-Bali

Hari lebaran sudah di depan mata. Bagi sebagian besar orang di negeri kita mengganggap bahwa moment ini merupakan kesempatan untuk bisa bersilaturahmi dengan sanak keluarga, berbagi berkah dan ampunan. Untuk yang mencari nafkah di lain daerah terpaksa harus bersusah payah untuk dapat mudik ke kampung halaman mereka masing-masing. Mudik sendiri sudah menjadi tradisi bahkan kewajiban bagi mereka yang bekerja terutama di kota-kota besar. Dari asal katanya mudik sendiri mempunyai makna kembali ke udik. Lebih detailnya dapat dilihat dari kamus bahasa indonesia seperti di bawah ini:
mu·dik v 1 (berlayar, pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman): dr Palembang -- sampai ke Sakayu; 2 cak pulang ke kampung halaman: seminggu menjelang Lebaran sudah banyak orang yg --;
-- menyongsong arus, hilir menyongsong pasang, pb tt usaha yg mendapat rintangan dr kiri dan kanan namun diteruskan juga; belum tentu hilir -- nya, pb belum tentu keputusan atau kesudahan suatu hal atau perkara; kokoh, baik dl soal yg kecil-kecil maupun dl soal yg besar-besar; ke -- tentu hulunya, ke hilir tentu muaranya, pb suatu maksud atau niat hendaklah tentu wujud atau tujuannya;
me·mu·dik v berlayar mudik pd: tiga buah perahu nelayan berlayar - sungai;
me·mu·dik·kan v menjalankan (perahu dsb) ke arah hulu: para nelayan itu - perahunya ke daerah pedalaman;
pe·mu·dik n orang yg pulang ke kampung halaman (udik): sekitar 80% - ke Yogyakarta adalah orang Wonosobo;
se·mu·dik n satu arah ke udik;
tidak dibawa orang sehilir -, pb tidak dibawa orang bergaul (tersisih) dl masyarakat krn suatu sebab atau krn tingkah lakunya tidak disetujui masyarakat (diambil dari kamus online)


Tidak tahu tradisi ini mulai tertanam di Indonesia. Sepengetahuan saya mudik hanya ada di Indonesia. Karena jumlah pemudik dari tahun ke tahun tidak pernah surut, dan justru cenderung naik, membuat peristiwa yang terjadi satu kali dalam setahun ini mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak. Tidak terkecuali oleh Pemerintah, mau tidak mau Pemerintah harus berusaha memberikan pelayanan baik dalam hal transportasi maupun berbagai akomodasi lainnya yang diperlukan selama kegiatan mudik ini berlangsung. Jalanan yang menjadi rute perjalanan mudik dari beberapa hari menjelang lebaran menjadi lautan kendaraan pemudik. Tentu untuk orang yang berkecukupan dalam hal finansial perihal sarana transportasi apa yang akan dipakai tidaklah menjadi masalah, namun bagi orang-orang yang pas-pasan alternatif yang mulai berkembang adalah kendaraan roda dua (motor). Namun tidak jarang juga yang menggunakan angkutan-angkutan bak terbuka dengan diberikan terpal di atasnya. Dari hasil survey yang dilakukan dinas terkait pengendara motor menduduki peringkat tertinggi disusul oleh pengguna jasa kereta api.

Bagi anda yang ingin mudik berikut beberapa tips yang mungkin berguna:
  1. Matikan seluruh peralatan listrik (atau bisa langsung mematikannya lewat panel/meteran dari PLN).
  2. Cabut regulator pada kompor gas dan bungkus tutup tabung gas dengan plastik.
  3. Kunci seluruh pintu dan jendela dengan benar, apabila diperlukan tambahkan kunci tambahan agar lebih aman.
  4. Lapor kepada ketua RT agar rumah mendapat perhatian lebih.
  5. Titipkan rumah kepada keluarga terdekat atau tetangga sekitar yang dipercaya.
  6. Persiapkan kendaraan sebelum berangkat, oli, ban, dan lainnya.
  7. Bawalah bekal secukupnya untuk persiapan di jalan.
  8. Minum vitamin atau penambah ion sebelum berangkat.
  9. Pakailah helm atau sabuk pengaman dengan benar.
  10. Bila belum tahu benar jalur mudik, bawalah peta agar lebih mudah mengetahui arah perjalanan.
  11. Lebih baik berangkat pagi-pagi sekali (khusus untuk motor). Karena lebih nyaman bila mulai perjalanan di pagi hari.
  12. Taatilah peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
  13. Bila terasa lelah dan capek, beristirahatlah dahulu, jangan memaksakan diri.
  14. Terakhir jangan lupa berdoa sebelum melakukan perjalanan.

Berikut ini peta jalur mudik yang sudah disediakan Tempointeraktif silakan klik disini.

Keris mengucapkan :

PicPanda.com






No comments:

Post a Comment

Silakan Anda tuliskan komentar, saran, kritik, yang membangun di bawah ini. Terima kasih sebelum dan sesudahnya