20 October 2008

BBM mudah naik tanpa tahu kapan turunnya

Image Take From Gudangkartun.blogspot BBM meroket tanpa tahu apakah akan mendarat di bumi kembali atau ke planet lain. Informasi terkini yang saya dapat harga minyak mentah dunia saja sudah turun hampir menyentuh angka $70 per barel. Namun pemerintah Indonesia masih tetap mempertahankan harga BBM Indonesia yang tinggi. BBM memang sudah menjadi suatu kebutuhan pokok sepertinya. Coba saja satu hari POM bensin tutup semua, pasti perekonomian juga terhenti. Alangkah tidak etisnya pemerintah kita, sementara bila harga minyak di luaran naek mereka mencari jalan untuk bisa cepat-cepat menaikkan harga. Giliran harga luaran turun, adem ayem saja, seakan tidak terjadi apa-apa. Bukan bermaksud menjelekkan (bagaimanapun juga Indonesia tetap bangsa saya juga) tapi coba kita tengok tetangga sebelah, Malaysia. Pemerintah Malaysia dalam krisis global ini selalu menyesuaikan harga BBM nya menurut harga minyak mentah dunia. Mereka konsekuen, jika harga minyak dunia naik maka harga BBM nya naik, begitu pula sekarang harga minyak dunia turun merekapun menurunkan harga BBM nya. Bahkan penurunan dalam satu bulan saja sudah terjadi 2 kali. Katanya bangsa kita serumpun, tapi kok pemikirannya kalah sama mereka yah? Atau karena di negeri kita hanya berkutat pada perang saudara (dalam artian urusan intern melulu) mulai dari bagaimana cara menggalang massa, sampai pemberantasan korupsi yang bila ditelusur hampir sebagian besar pernah melakukannya.

Jadi, bagaimana nasib orang kecil? Kapan roket BBM akan kembali ke bumi? Lalu kita harus menyalahkan siapa?

image from:gudangkartun.blogspot.com

4 comments:

  1. BBM ibarat ingus bos :D, naiknya cepet tapi turunnya lelet abiss (seperti pas kita pilek).

    ReplyDelete
  2. @edwin
    wekkeeke ... jorok ah si bos neh :) masak BBM kayak ingus. Trus idung kayak karburatornya donk :)

    ReplyDelete
  3. wah sebenernya media massa lah yang gak gembor2in kabar turunnya BBM. kemarenan pertamax sempet turun harga kok mas, tapi sayang, berita itu kalo diblow up gak bakal laku. Tapi ketika harga bbm naik, barulah media rame rame memblow up nya..he he he

    utk mslh hrg minyak bumi dunia udah turun, knapa kita blm turun harga juga sebenernya karena stok minyak yang kita punya itu kemarenan dibeli dengan harga ketika minyak dunia masih tinggi. jadi kita bakal rugi kalo mesti turunin harga. kecuali stok minyak yang kemarin dibeli pas harga mahal itu udah abis,barulah kita bisa nikmatin minyak dengan harga rendah sekarang.

    tp skarang masalahnya, siapa sih yang tau transparansinya?kapan abisnya stok minya mahal tadi..who knows?dunno..

    CMIIW

    *saya gak maksud bela siapa2, ini opini pribadi lho mas :D

    ReplyDelete
  4. @Judotens Maulid Budiarto
    Iya, mas kita blogger bebas mengungkapkan pendapat kok :)

    Memang kemaren saya juga dengar harga turun tapi itu untuk yang non subsidi sedang yang untuk kaum menengah ke bawah, yah terutama yang paling bawah tidak turun :)

    ReplyDelete

Silakan Anda tuliskan komentar, saran, kritik, yang membangun di bawah ini. Terima kasih sebelum dan sesudahnya