13 October 2008

CDMA dan GSM jadi satu


"Semua yang saya tulis di sini saya tujukan hanya sebagai pembelajaran, mohon untuk dapat dipandang dari segi positifnya saja, jika ada hal-hal yang tidak sesuai dengan pandangan atau keyakinan Anda, anggaplah ini sebagai tambahan wawasan saja"


Perkembangan teknologi dan informasi sudah kian sangat cepat. Kalau ingat beberapa dekade yang lalu untuk bisa memperoleh informasi atau berita yang aktual alat satu-satunya yang dapat digunakan hanyalah radio. Mungkin hanya segelintir orang saja yang sudah mempunyai media televisi jadul BW (bukan blogwalking tapi black white), saat itu pun hanya ada TVRI yang dapat dijangkau masyarakat luas (itu keadaan di kampung saya, tidak tahu kalau di kota). Demikian pesatnya perkembangan yang terjadi sehingga menuntut para penyedia jasa untuk saling berlomba juga. Dulu boro-boro untuk bisa komunikasi lewat 3G, mau konfirmasi janjian aja pake surat, qqqq ... Namun, sekarang coba kita lihat perkembangannya, untuk tahun 2008 ini aja deh, produk produk baru terutama dalam hal ini produk terbaru dari alat telekomunikasi kita silakan anda cek di om gugle, pasti banyak deh. Saya tidak akan (eh belum akan, soalna gak tahu besok-besok) menyampaikan soal HP terbaru tapi saya ada sedikit info yang mungkin berguna bagi anda yang belum mengetahuinya (bagi yang sudah tahu mohon koreksi saya).

Seperti yang kita tahu, dari jenisnya HP ada 2 jenis HP yang sekarang marak diperjualbelikan, meskipun banyak juga provider lain yang gencar untuk mencari lahan juga. 2 jenis layanan HP ini adalah CDMA dan GSM. Perbedaan mendasar dari teknologi CDMA adalah sistem modulasinya. Modulasi CDMA merupakan kombinasi FDMA (Frekuensi Division Multiple Access) dan TDMA (Time Division Multiple Access). Pada teknologi FDMA, 1 kanal frekuensi melayani 1 sirkuit pada satu waktu, sedangkan pada TDMA, 1 kanal frekuensi dipakai oleh beberapa pengguna dengan cara slot waktu yang berbeda. Pada CDMA beberapa pengguna bisa dilayani pada waktu bersamaan dan frekuensi yang sama, dimana pembedaan satu dengan lainnya ada pada sistem coding-nya, sehingga penggunaan spektrum frekuensinya teknologi CDMA sangat efisien. Kelebihan yang ditawarkan CDMA antara lain kualitas suara dan data, harga atau tarif yang lebih murah, investasi yang lebih kecil, dan keamanan dalam berkomunikasi (tidak mudah disadap). Teknologi GSM dengan GPRS nya akan terlibas dengan content pada CDMA karena keterbatasan akan lebar data dan aplikasi multimedia pada teknologi GSM. Kelebihan teknologi berbasis GSM di Indonesia adalah coverage yanga luas dan roaming jelajah yang sangat luas baik dalam negeri bahkan seluruh dunia, sedangkan CDMA dengan telkomflexi masih sangat terbatas. Untuk mengetahui lebih detailnya lagi-lagi saya sarankan tanya ke om google, biar lebih jelas :).

Dikarenakan perbedaan antara kedua jenis teknologi ini terkadang membuat orang bingung harus memilih yang mana, di satu sisi, CDMA dikenal karena biaya operasional yang lebih murah, namun disisi lain GSM punya keunggulan jangkauan yang lebih luas.

Berikut ini trik untuk dapat menyisipkan kartu CDMA ke nomor GSM. Manfaat yang bisa didapatkan dengan menyisipkan nomor CDMA ke nomor GSM antara lain:
  • HP GSM akan memiliki 2 nomor sekaligus dalam satu Handphone.
  • HP anda akan dapat dihubungi secara lokal bahkan lewat telepon koin pun bisa.
  • Nomor CDMA lokal anda masih dapat dihubungi sekalipun berada diluar daerah.
  • Tidak perlu beli HP CDMA untuk menggunakan nomor CDMA.

Tapi ini bukannya tanpa kelemahan maupun keterbatasan :

  1. Nomor CDMA lokal anda hanya dapat digunakan untuk menerima telepon saja, sedangkan fungsi untuk menelpon, mengirim dan menerima SMS tetap ditangani oleh nomor GSM.
  2. Bagaimanapun juga pulsa nomor CDMA tetap harus diisi sekalipun tidak digunakan, karena nomor CDMA bisa tidak berfungsi kalau pulsa hangus atau kosong.
  3. Dikenakan biaya airtime yang dipotong langsung dari pulsa CDMAnya walaupun cuma terima telepon saja.
Trik ini bisa dimanfaatkan bagi anda yang sibuk dan harus mobile ke luar daerah, ataupun pada saat pulang kampung ataupun liburan.

Yang harus disiapkan yaitu:
  1. HP GSM dan nomor GSM tentunya untuk ditambahkan nomor CDMA.
  2. HP CDMA sebaiknya dengan Fasilitas Ruim Dual Band yang menggunakan kartu dan bukan yang di injek) seperti : Nokia 2115, 6015, 6016, 6585, dll. Dan nggak perlu beli, karena cuma dipakai sebentar aja, bisa pinjem sama saudara, temen, tetangga ataupun tempat dimana beli nomor CDMA nya.
  3. Kartu Perdana CDMA, pilih yang sesuai untuk di sisipkan ke nomor GSM anda.
  4. Star One untuk : Mentari, IM3, dan Matrix
  5. Flexy untuk : Simpati, Kartu AS, Kartu Hallo
  6. Esia untuk : Simpati, Kartu AS, Kartu Hallo dan XL

Pemilihan kartu harus benar-benar sesuai, jika tidak maka trik ini nggak akan berhasil.

Cara Menyisipkannya:
  1. Masukkan kartu perdana CDMA yang telah dibeli kedalam HP CDMA .
  2. Lakukan Pengaktifan:
Untuk Star One :
  • Tekan *92 + Nomor HP anda (No. HP GSM yang ingin disisipi) misalnya: *92081512345678
  • Tekan OK/Yes.. lalu dengarkan
  • Setelah selesai tutup HP CDMA nya
  • Di test dengan menelpon ke No. CDMA, jika yang berdering adalah HP GSM berarti anda telah berhasil !!
Untuk Flexy :
  • Tekan *71 + Nomor HP anda (No. HP GSM yang ingin disisipi) misalnya: *7108125712345
  • Tekan OK/Yes dan dengarkan...
  • Setelah selesai tutup HP CDMA nya
  • Di test dengan menelpon ke No.CDMA, jika HP GSM anda berdering, maka anda telah berhasil !!
Untuk Esia :
  • Tekan *12 + Nomor HP anda (No. HP GSM yang ingin disisipi) misalnya: *12081612345678
  • Tekan OK/Yes dan dengarkan...
  • Setelah selesai tutuh HP CDMA nya
  • Di test kembali dengan menelpon ke No.CDMA, jika HP GSM anda yang berdering, maka anda telah berhasil !!

Suatu saat mungkin kita ingin mengembalikan nomor CDMA kedalam kartu asalnya agar bisa digunakan di HP CDMA, berikut cara-cara untuk mengembalikannya.

Untuk Star One
  • Tekan *920
  • Tekan OK/Yes dan dengarkan...
  • Setelah selesai tutup
  • Di test dengan menelpon ke nomor CDMA, jika HP CDMA berdering, maka nomor telah kembali ke kartu asalnya.
Untuk Flexy
  • Tekan *710
  • Tekan OK/Yes dan dengarkan...
  • Setelah selesai tutup
  • Di test dengan menelpon ke nomor CDMA, jika HP CDMA berdering, maka nomor telah kembali ke kartu asalnya.
Untuk Esia
  • Tekan *120
  • Tekan OK/Yes dan dengarkan...
  • Setelah selesai tutup
  • Di test dengan menelpon ke nomor CDMA, jika HP CDMA berdering, maka nomor telah kembali ke kartu asalnya.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

diambil dari berbagai sumber

6 comments:

  1. wah mantaff2.., tp kalau kebalikannya ada tricknya juga ga?, mksdnya menyisipkan nomer GSM ke CDMA.. :D

    ReplyDelete
  2. @spydeeyk
    Maap bro... belum cari tahu :)

    ReplyDelete
  3. Infonya mendetail banget nih... mantabz...

    ReplyDelete
  4. wah sip neh infonya aku minta ijin copy ke blogku ya mas?biar infonya tersebar thanx

    ReplyDelete
  5. mas itu cuma pengalihan pangilan.awas tertipu

    ReplyDelete

Silakan Anda tuliskan komentar, saran, kritik, yang membangun di bawah ini. Terima kasih sebelum dan sesudahnya